Schermerhorn dan De Comissie-Generaal
Saatnya untuk duduk pada meja perundingan. Perdana Menteri Schermerhorn sebelumnya di April 1946 telah melakukan serangkaian pembicaraan dengan delegasi Indonesia di De Hooge Veluwe, Negeri Belanda.
Saatnya untuk duduk pada meja perundingan. Perdana Menteri Schermerhorn sebelumnya di April 1946 telah melakukan serangkaian pembicaraan dengan delegasi Indonesia di De Hooge Veluwe, Negeri Belanda.
Proklamasi kemerdekaan Indonesia disikapi di Negeri Belanda dengan rasa kurang percaya. Salah satu sebab, karena selama perang Belanda terputus informasi mengenai perkembangan di Nederlands-Indie.
Menjelang berakhir perang, Soekarno berpidato melalui radio ditujukan kepada Belanda, “Jangan coba-coba mengikat kami dengan kata-kata indah. Sebuah rakyat yang sudah mabuk kemerdekaan tak dapat lagi dicegah-cegah. Semboyan kami merdeka atau mati!,”
Sekretarisnya, Piet Sanders, mengirim temuan-temuannya langsung kepada istrinya dan menulis surat ke istrinya, bahwa berdialog dengan Soekarno, presiden Republik Indonesia yang tidak diakui oleh Belanda, tidak terhindarkan lagi.