Soekarno Setuju, Sjahrir Murka
Malam itu Soekarno menyatakan menerima sepenuhnya 17 Pasal yang disodorkan Belanda, dengan syarat kata ‘vrijheid’ (merdeka) diganti ’souvereiniteit’ (kedaulatan). Sjahrir murka besar.
Malam itu Soekarno menyatakan menerima sepenuhnya 17 Pasal yang disodorkan Belanda, dengan syarat kata ‘vrijheid’ (merdeka) diganti ’souvereiniteit’ (kedaulatan). Sjahrir murka besar.
Ahli hukum Piet Sanders teringat insiden keributan di Pelabuhan Cirebon menjelang Perundingan Linggardjati. Pihak republiken menolak Commissie-Generaal diantar kapal berbendera Belanda
Ada fakta menarik bahwa perundingan, meskipun alot, bisa berjalan mulus karena didahului oleh pertemuan Schermerhorn dan Sjahrir di rumah Lord Killearn, seorang diplomat kawakan Inggris.
Sebelum perundingan di Linggardjati, sebenarnya telah ada perundingan pendahuluan di De Hoge Veluwe, Negeri Belanda. Katholieke Volkspartij (Partai Rakyat Katolik) sangat menentang. Figur Sjahrir akhirnya dapat diterima.
Saatnya untuk duduk pada meja perundingan. Perdana Menteri Schermerhorn sebelumnya di April 1946 telah melakukan serangkaian pembicaraan dengan delegasi Indonesia di De Hooge Veluwe, Negeri Belanda.