Belanda berencana menunda usia pensiun dari 65 menjadi 67 tahun. Pasalnya usia harapan hidup warga terus meningkat, yang berakibat beban finansial semakin meningkat pula.
Penundaan itu artinya warga harus bekerja dua tahun lebih lama. Kebijakan ini dinilai tak terhindarkan, karena jumlah angkatan kerja muda kalah jauh dari jumlah usia tua. Penundaan hanya akan memberi beban akumulatif kepada generasi penerus kelak.
Rencana tersebut mendapat perlawanan keras dari kubu oposisi dan serikat pekerja, yang mengakibatkan perundingan di Sociaal-Economische Raad/SER (Dewan Sosial Ekonomi) hari ini (30/9/2009) mengalami deadlock.
Ketua serikat pekerja FNV Agnes Jongerius memperingatkan asosiasi pengusaha VNO-NCW bahwa gerakan serikat pekerja kini akan menggelar rapat untuk membahas posisi mereka.
Directeur VNO-NCW Niek Jan van Kesteren menyebut kegagalan negosiasi itu sebagai tragis. “Tapi sebenarnya empat pekan lalu sudah gagal, ” jelasnya.






