Batavia, mulai 1619 dikenal sebagai rendez-vous, pusat pertemuan kapal-kapal VOC, c.q markas besar di Asia. Sebenarnya VOC sudah sejak 1610 telah menduduki kota ini (Djajakarta), namun saat itu dinilai kurang strategis dibanding Banten.
21 Feb 2009 | dimuat di
VOC |
Baca lanjut »
Rata-rata satu kapal ini masa pembuatannya memakan waktu 5 sampai 8 bulan, dengan biaya per kapal 90.000 – 110.000 gulden (kurs masa itu). Kapasitas muatnya 800 ton, dengan usia operasi kapal rata-rata 15 tahun.
19 Feb 2009 | dimuat di
VOC |
Baca lanjut »
Van Oldenbarnevelt mendesak De Staten-Generaal (parlemen) untuk menghentikan situasi persaingan antar sesama perusahaan Belanda sendiri.
19 Feb 2009 | dimuat di
VOC |
Baca lanjut »
Ekspedisi Cornelis de Houtman yang sukses itu segera disusul dengan ekspedisi dalam jumlah besar pada 1598 ke Nusantara.
19 Feb 2009 | dimuat di
VOC |
Baca lanjut »
Hingga 1595 perdagangan rempah-rempah dari Timur sepenuhnya dikuasai Portugal
19 Feb 2009 | dimuat di
VOC |
Baca lanjut »