· Artikel · Komentar · Email ·       · Log in
February, 2009

E. du Perron, Penyair Bandoeng

E. du Perron, Penyair Bandoeng

Penyair dan penulis prosa ini anak tuan tanah, lahir 2/11/1899 di Meester-Cornelis, Batavia selatan. Keluarga Du Perron pindah ke Bandoeng pada 1913.

Koepelkerk, Gereja Blenduk Semarang

Koepelkerk, Gereja Blenduk Semarang

Di sini, di jalan yang dulu bernama Heerenstraat, masih berdiri tegak monumen landmark Semarang: Koepelkerk (1753), warga sekitar menyebutnya Gereja Blenduk.

Waterlooplein, Lapangan Banteng

Waterlooplein, Lapangan Banteng

Waterlooplein (Alu-alun Waterloo), Batavia. Di sekitarnya berdiri bangunan kolonial bergaya neoklasik a.l: gedung vrijmetselaar (freemason, red) dan de Volksraad (Gedung Pancasila). Kini tempat ini dinamai Lapangan Banteng.

Zwembad, Kolam Renang Weltevreden

Zwembad, Kolam Renang Weltevreden

Sampai 1934 zwembad (kolam renang) pada Jalan Tjikini -sebelah Kebon Binatang- merupakan satu-satunya di Weltevreden, Batavia. Tapi pada 1934 itulah terjadi perubahan.

Weltevreden, Menteng

Weltevreden, Menteng

Batavia dikenal sebagai Kuburan Orang-orang Belanda, sebab kehidupan di kota ini sangat tidak sehat dan umur mereka rata-rata jadi pendek. Di akhir abad 18 mereka pindah ke tempat yang lebih asri dan sehat, yakni Weltevreden (kini Menteng).