· Artikel · Komentar · Email ·       · Log in

Dibakar Dekat Bawean

Redaksi

batavia_vocNederlandsindie.com – Ekspedisi pedagang Belanda ke Nusantara dimulai pertama kali di 1595 oleh Compagnie van Verre. Tujuannya: mencari pulau-pulau sumber rempah-rempah. Ekspedisi ini berkekuatan 4 kapal dengan awak dan persenjataan lengkap di bawah pimpinan Cornelis de Houtman (1565-1599) dan Gerrit van Beuningen.

Ekspedisi ini dicatat sebagai pelayaran pertama. Pelaut Pieter Dirksz de Keyser saat itu memiliki catatan petunjuk rute karya Jan Huygen van Linschoten (1563-1611), yang telah lebih dulu menjadi awak dalam pelayaran Portugis.

Armada pimpinan Cornelis de Houtman ini terdiri dari 3 kapal besar bernama: ‘Mauritius’, ‘Hollandia’ dan ‘Amsterdam’, diiringi kapal kecil tipe pinas ‘Duyfken’. Mereka berangkat dengan persenjataan lengkap, termasuk senjata berat, dari pelabuhan Texel pada 2/4/1595 dan tiba di pelabuhan merica terpenting di kawasan Nusarantara barat, yakni Banten pada 6/6/1596.

Pelayaran pertama ini berlangsung sangat sulit, mengalami banyak pertempuran dan banyak awak kapal tewas.

Dari kekuatan 4 kapal, armada ini kembali pada 14/8/1597 hanya menyisakan 3 kapal: ‘Mauritius’, ‘Hollandia’ dan ‘Duyfken’. Sedangkan awak kapal yang saat berangkat berkekuatan 240 orang hanya tersisa 87 orang.

Sementara itu kapal ‘Amsterdam’ karena bocor dan kekurangan tenaga awak akhirnya ditinggalkan di perairan dekat Pulau Bawean dan dibakar pada 11/1/1597. Meskipun pelayaran pertama itu secara komersial gagal, namun Belanda membuktikan bahwa mereka mampu melakukan pelayaran ke Nusantara.

Beri Tanggapan